Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan

15 views

Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan – Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya yang tak terhingga akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah Majelis Bank dan Lembaga Keuangan “Lembaga Keuangan Perbankan dan Non Perbankan”. Tak lupa kami ucapkan terima kasih atas bantuan pihak-pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan materi dan pemikiran. Karya yang terkumpul ini juga telah memperkaya pengetahuan dan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman pembaca. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa tidak ada yang sempurna. Kami menyadari bahwa dokumen ini juga memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran dan kontribusi dari semua pembaca untuk menyusun dokumen ini lebih baik lagi.

1 Latar Belakang Lembaga keuangan terdiri dari dua jenis, yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Kedua lembaga ini memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian banyak negara di dunia, salah satunya Indonesia. Perkembangan pasar modal di Indonesia sangat pesat, terutama sejak pemerintah membuat berbagai regulasi di bidang keuangan dan perbankan, termasuk pasar modal. Pelaku pasar modal telah menyadari bahwa perdagangan saham dapat memberikan return yang baik dan sekaligus dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi negara kita. Lembaga keuangan bank memegang peranan penting dalam menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara, terutama di era perdagangan bebas. Peluang pasar terbuka internasional ini harus ditangkap oleh bank-bank besar nasional. Kompetitif dan sehat untuk menghadapi tantangan dan peluang baru dari elemen internal dan eksternal, untuk dapat bersaing secara global dengan lembaga keuangan internasional, bank umum Indonesia. 14/1967, maka no. 7/1992, dan no. 10/1998. Perubahan aturan hukum perbankan ini karena aturan hukum yang lama sudah tidak bisa lagi menyelesaikan permasalahan perbankan di Indonesia. (eko, 2012: Vol) Lembaga keuangan bukan bank adalah semua badan yang melakukan kegiatan di bidang keuangan, baik secara langsung maupun tidak langsung menghimpun dana, terutama melalui penerbitan dan pendistribusian surat berharga kepada masyarakat, terutama untuk membiayai investasi perusahaan. Atau dapat juga diartikan sebagai badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan, baik langsung maupun tidak langsung, menghimpun dana dari masyarakat dan mengembalikannya kepada masyarakat untuk kegiatan produktif.

Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan

Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan

1 Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud dengan lembaga keuangan perbankan dan non perbankan? 2. Apa fungsi lembaga keuangan perbankan dan non perbankan? 3. Apa saja jenis lembaga keuangan perbankan dan non-perbankan? 4. Bagaimana sejarah dan perkembangan lembaga keuangan bank dan non bank di Indonesia? 5. Bagaimana sistem keuangan Indonesia?

Makalah Perbankan Syariah

1 Tujuan makalah 1. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan lembaga keuangan bank dan non bank 2. Menjelaskan fungsi dan peran lembaga keuangan bank dan non bank 3. Menjelaskan jenis-jenis lembaga keuangan bank dan non bank 4. Menjelaskan sejarah dan perkembangan lembaga keuangan bank dan non bank di indonesia 5. Jelaskan sistem keuangan di indonesia

Menurut Hasibuan (2008:7), bank adalah dana wirausaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau dengan cara lain untuk meningkatkan taraf. kehidupan banyak orang.

Menurut F. Perry, bank adalah badan usaha yang transaksinya berkaitan dengan uang, yang menerima simpanan (deposito) dari nasabah, menyediakan dana untuk setiap penarikan, menguangkan cek atas permintaan nasabah, memberikan kredit atau menginvestasikan kelebihan uang. sampai berhasil. . diperlukan untuk pembayaran. kembali.

2.1 Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan dan menghimpun dana dengan menerbitkan surat berharga dan mendistribusikannya untuk membayar investasi perusahaan. .

Makalah Tentang Asuransi Syariah Dengan Asuransi Konvesional

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LBFI) adalah lembaga atau organisasi bukan perbankan yang melakukan kegiatan di bidang keuangan tetapi tidak berwenang menerima pembiayaan masyarakat dalam bentuk simpanan, tabungan, dan deposito. Untuk menghimpun dana, lembaga keuangan bukan bank menerbitkan surat berharga atau sertifikat deposito sebagai sumber dana dan dapat mendirikan cabang di daerah untuk menyalurkan dana kepada masyarakat guna membiayai investasi perusahaan.

2 Fungsi dan tugas bank dan lembaga keuangan bukan bank Lembaga keuangan sendiri memiliki fungsi dan tugas, menghimpun dana dari masyarakat, menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman, mencetak uang, dll. Fungsi dan manfaat lembaga keuangan adalah:

2.2 Manfaat Lembaga Keuangan Manfaat lembaga keuangan secara umum adalah: a. Perusahaan gadai berguna dalam memberikan pinjaman kepada mereka yang membutuhkan dana. b. Berguna untuk memberikan jaminan, risiko yang mungkin terjadi tergantung pada layanan yang ditawarkan oleh perusahaan. C. Bermanfaat untuk memberikan kesejahteraan kepada karyawan perusahaan khususnya para pensiunan. d. Berguna untuk memberikan pinjaman kepada masyarakat untuk membiayai kegiatan konsumsi.

Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan

Misalnya, program tabungan, deposito berjangka, program pensiun, polis asuransi atau saham jauh lebih baik daripada alternatif pertama. 4. Operasi (Transaksi) Surat berharga sekunder yang diterbitkan oleh lembaga intermediasi keuangan, seperti giro, tabungan, deposito, dan lain-lain, merupakan bagian dari sistem pembayaran. Pada prinsipnya beberapa giro atau tabungan yang ditawarkan oleh bank dapat berfungsi sebagai rekening tabungan aktif, produk tabungan ini dibeli oleh rumah tangga dan unit usaha untuk menyediakan barang dan jasa. Dalam beberapa kasus, unit ekonomi membeli sekuritas sekunder (seperti giro) untuk memfasilitasi penyelesaian operasi keuangan hariannya.

Makalah Asuransi ⋆ Doc

2.2 Fungsi dan Fungsi Lembaga Keuangan Non-Perbankan Lembaga Keuangan Non-Perbankan didirikan pada tahun 1973 di bawah Departemen Keuangan dan Perbendaharaan No. Cap. 38/MK/I/1972 38/MK/I/1972, yang mengatur bahwa lembaga keuangan bukan bank dapat menyelenggarakan usaha sebagai berikut:

Lembaga jenis ini terdiri dari Bank Sentral, Bank Umum, Bank Umum Syariah, dan Bank Perkreditan Rakyat. Berdasarkan Undang-Undang Dasar Perbankan. 23 Tahun 1998 Ada dua jenis bank di Indonesia, yaitu bank umum dan bank perkreditan rakyat.

Bank Sentral adalah lembaga keuangan yang bertugas menstabilkan harga dan nilai mata uang suatu negara. Di Indonesia, Bank Sentral adalah Bank Indonesia yang berlokasi di Jakarta dan memiliki cabang di berbagai wilayah Indonesia. Bank Sentral menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter yang akan diterapkan di suatu negara untuk mengatur dan memelihara berjalannya sistem pertukaran, serta untuk mengatur dan mengawasi bank-bank lain. Tugas utama Bank Sentral adalah:

Dalam sistem perbankan Indonesia, terdapat dua jenis sistem perbankan yang beroperasi, yaitu bank konvensional dan bank syariah. Menurut UU 21 Tahun 2008 tentang Bank Syariah, Bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip-prinsip hukum Islam yang diatur oleh prinsip Syariah atau fatwa Majelis Ulama Indonesia, seperti prinsip keadilan dan keseimbangan (‘adl wa tawazun), manfaat. (maslahah), universalisme (naturalisme). ), dan tidak memiliki gharar, maysir, riba, kezaliman dan benda haram. Selain itu, UU Perbankan Syariah juga mewajibkan bank syariah untuk menjalankan fungsi sosial, fungsi yang serupa dengan lembaga baitul mal, yaitu menerima dana dari zakat, infaq, sedekah, hibah atau dana sosial lainnya dan menyalurkannya kepada wali dari wakaf (nazhir). ). ) sesuai keinginan.waqf (wakif).

Lembaga Keuangan Non Bank Badan Usaha Asuransi

Sistem dan mekanisme untuk memastikan kepatuhan Syariah menjadi pertimbangan penting dalam pengaturan bank syariah. Dalam hal ini, organisasi yang memiliki peran penting adalah Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. UU no. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah memberikan wewenang kepada MUI dengan badan penegak khususnya, yaitu DSN-MUI, untuk mengeluarkan fatwa tentang kepatuhan Syariah terhadap suatu produk perbankan. Kemudian Peraturan Bank Indonesia (sekarang POJK) mengatur bahwa semua produk perbankan syariah hanya dapat ditawarkan kepada masyarakat setelah bank tersebut mendapat fatwa dari DSN-MUI dan mendapat izin dari OJK.

BPR adalah bank yang melakukan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah, yang tidak memberikan pelayanan dalam lalu lintas pembayaran dalam kegiatannya. kegiatan RPG

Bahwa Anda harus memberikan hak kepada pihak ketiga untuk menggunakan alat produksi atau barang modal Anda, tanpa melepaskan hak milik Anda.

Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan

Yang bermaksud untuk menggunakan barang itu tanpa memilikinya, untuk jangka waktu tertentu sehubungan dengan umur ekonomis barang itu dan karena itu setuju untuk membayar sejumlah uang yang disepakati bersama. Dalam arti lain, sewa (

Pdf) Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Kartu Kredit Atas Fasilitas Tambahan Asuransi Yang Diberikan Oleh Penerbit Kartu Kredit

Untuk jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran angsuran (Pasal 5 Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2009 tentang Lembaga Keuangan). Kehadiran sewa guna usaha di Indonesia secara resmi diperkenalkan pada tahun 1974, melalui Surat Keputusan Bersama Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan Republik Indonesia KEP 122/MK/IV/2/1974. Nomor 32/M/Sk/1974 dan Nomor 30/kbp/1/ tentang Izin Usaha Sewa.

Adalah kegiatan pembiayaan, dalam bentuk pengalihan dan pengelolaan piutang jangka pendek perusahaan atau tagihan dari pembelian piutang dan/atau operasi bisnis.

Modal ventura merupakan salah satu bentuk penyertaan dalam suatu perusahaan asosiasi usaha (PPU) yang ingin mengembangkan usahanya dengan cara berekspansi, tetapi tidak memiliki kemampuan untuk memperoleh pembiayaan, baik dari perbankan maupun pasar modal. Atau dalam pengertian lain, modal ventura adalah usaha pembiayaan dalam bentuk penyertaan pada suatu perusahaan yang mendapat dukungan keuangan untuk jangka waktu tertentu. Secara teknis, pengertian hukum perusahaan modal ventura terdapat dalam Peraturan Presiden 9 Tahun 2009 tentang Lembaga Keuangan. Pasal 1 angka 3 yaitu Perusahaan Modal Ventura

Penyertaan untuk jangka waktu tertentu, penyertaan melalui pembelian obligasi konversi dan/atau pembiayaan berdasarkan pembagian hasil usaha.

Makalah Asuransi Syariah

Itu adalah pasar untuk berbagi instrumen keuangan jangka panjang yang dapat diperdagangkan, baik dalam bentuk utang atau ekuitas. Pasar uang, di sisi lain.

Dijamin akan ditebus menurut kesepakatan yang dibuat dengan gadai, untuk memperoleh sejumlah uang dan barang-barang yang dijaminkan.

Bank dan lembaga keuangan, makalah lembaga keuangan syariah, bank dan lembaga keuangan lainnya kasmir pdf, buku bank dan lembaga keuangan lainnya pdf, bank dan lembaga keuangan lainnya pdf, lembaga keuangan asuransi, asuransi lembaga keuangan non bank, lembaga keuangan non bank, buku bank dan lembaga keuangan, makalah bank dan lembaga keuangan, makalah bank dan lembaga keuangan lain, makalah lembaga keuangan bank dan non bank

Leave a reply "Makalah Asuransi Bank Dan Lembaga Keuangan"